Disetubuhi Makhluk Haus Seks Penghuni Pusaka

Jin khodam Jolodoro yang menghuni pusaka gada kuno itu kerap menyetubuhinya….

Copyright 2010, by Hesti Indra P & Mario Soares

(Istri Selingkuh, Genderuwo)

Kejadian ganjil ini sudah terjadi berulang-ulang namun Yessy tak pernah berburuk sangka. Sejak tiga bulan terakhir, suaminya jadi jauh lebih sering meminta jatah seks kepadanya. Yessy sampai mengira kalau Anton, suaminya itu, meminum obat perangsang semacam viagra tapi ia merasa sungkan bertanya.

Yessy masih sangat ingat awal terjadinya perubahan ini. Suatu malam, di saat Yessy dan Anton terlelap dalam kegelapan, Yessy merasa dibangunkan suaminya. Ia menggelinjang kenikmatan sewaktu dengan buas suaminya mencumbu dirinya sehingga birahi dirinya terbangkitkan.

Yang membuat ia agak terperangah, ukuran “tongkat komando” yang memasuki dirinya terasa sangat lain, jauh lebih besar dari biasanya. Ditambah lagi Anton terasa begitu perkasa mempermainkan batang kelaminnya itu. Benar-benar berbeda dari biasanya! Singkatnya, Yessy benar-benar terpuaskan malam itu. Anehnya, selama persetubuhan berlangsung, mata Yessy tak pernah bisa dibuka.

Apa pun, Yessy merasa sangat senang dengan perubahan ini. Sejak malam itu, Anton yang biasanya hanya minta jatahnya seminggu sekali, kali ini jadi dua kali sehari. Yessy sama sekali tidak merasa kewalahan karena akhirnya ia sadar kalau frekuensi seperti itulah yang paling pas buat dirinya. Karena itu Yessy jadi semakin sayang saja kepada suaminya.

Satu hal yang membuat Yessy heran, tiap paduan kasih itu terjadi, kedua matanya seolah tak pernah bisa dibuka. Ia hanya bisa merasakan sentuhan-sentuhan erotis suaminya yang jadi begitu perkasa, melambungkan dirinya ke puncak kenikmatan sampai berkali-kali.

Anehnya di lain kesempatan ia dapat pula bercinta dengan suaminya dengan mata terbuka. Cuma kok Anton terasa tak sehebat saat matanya tak dapat dibuka? Pada saat seperti itu, Anton jadi terasa biasa-biasa saja.

“Ah, mungkin karena suamiku kadang kelelahan kerja?” pikir Yessy.

Akhirnya hal tersebut sudah menjadi rutinitas Yessy sehari-hari sampai akhirnya Yessy menemukan sesuatu yang sangat mengejutkannya.

Suatu hari Anton harus melakukan bisnis di luar kota sehingga ia pamit tak pulang. Malam itu Yessy tidur sendirian. Saat terlelap, ia merasakan lagi sentuhan-sentuhan perkasa yang sudah terlalu sering ia rasakan. Dalam keadaan setengah tidur, ia melayani permainan yang menggairahkan itu. Malam itu Yessy menjalani hubungan seks yang benar-benar dahsyat sehingga melemaskan seluruh persendiannya. Ia terlelap dalam kepuasan yang tak terkira.

Paginya ketika sudah benar-benar tersadar, mata Yessy terbelalak mendapati dirinya telanjang bulat sendirian di atas tempat tidur. Tak ada seorang pun di sisinya karena ia ingat suaminya memang tak pulang tadi malam. Ketika diraba selangkangannya, terasa berlendir penuh dengan bekas sperma. Jadi itu bukan mimpi, ia memang sudah menjalani persetubuhan yang hebat tadi malam, tapi dengan siapa?

Tak berapa lama kemudian, terdengar pintu diketuk seseorang. Ketika dibuka, ternyata Anton, suaminya, baru pulang. Jadi benarlah kalau yang menyetubuhinya dengan begitu perkasa semalam bukanlah suaminya. Yessy benar-benar dibuat heran, di samping tentu saja terkejut karena menyadari kalau selama ini ia telah menduakan suaminya, dengan melayani nafsu seks lelaki lain.

Malam berikutnya, kejadian serupa kembali terulang. Saat ia tidur bersama Anton di ranjang, Yessy merasakan matanya tak dapat dibuka dan ia kembali menerima serangan cumbuan yang ganas. Walaupun kini Yessy tahu kalau makhluk yang sedang mencumbunya bukan Anton, ia seolah tak kuasa mencegahnya. Ia sudah terlalu terbiasa dengan permainan yang dahsyat itu sehingga merasa ketagihan.

Karena itu, ia sama sekali tak menolak saat makhluk itu mulai menyisipkan batang kelaminnya ke dalam lubang kelaminnya untuk memadu kasih. Bedanya dengan malam-malam sebelumnya, kini Yessy menyadari sepenuhnya kalau ia sedang melakukan persetubuhan dengan lelaki selain suaminya. Anehnya, hal tersebut malah semakin menggairahkan dirinya karena ia tahu suaminya sedang terlelap tidur tepat di sampingnya saat ia bersebadan dengan hebatnya bersama makhluk gaib itu.

Pusaka Godo Kyai Jolodoro, yang khodam penunggunya suka ngeseks (Foto: Hesti Indra P)

Pusaka Godo Kyai Jolodoro, yang khodam penunggunya suka ngeseks (Foto: Hesti Indra P)

Demikianlah, pada malam-malam berikutnya Yessy tidak pernah menolak dan tetap dengan setia melayani kekasih gelapnya. Ia sadar kalau ia sudah mulai berselingkuh. Perasaannya kepada Anton jadi kurang bergairah, sebaliknya ia dengan harap-harap cemas selalu menanti kedatangan kekasih barunya. Timbul rasa rindu yang sangat mendalam untuk disentuh, dicumbu, dimasuki, dan digumuli oleh makhluk halus yang tak jelas bentuk maupun identitasnya itu.

Seolah ada kontak batin, kelihatannya si makhluk halus tahu kalau Yessy sudah menyadari keberadaan dirinya yang bukan suaminya dan sudah bisa menerimanya. Walaupun Yessy tetap tak mampu melihat selama mereka berhubungan seks, makhluk itu lama-kelamaan tidak menyaru lagi dalam wujud suaminya. Melalui indera peraba dan penciumannya, Yessy dapat mengetahui dengan jelas perbedaan fisik makhluk itu dengan suaminya.

Makhluk itu lebih tinggi daripada suaminya, paling tidak mungkin sekitar 180 cm. Badannya lebih berotot dan keras, beda dengan tubuh suaminya yang lembek karena jarang berolah raga. Yessy bisa merasakan juga perut kekasihnya yang buncit, seperti perut orang yang sering minum bir.

Sekujur tubuh makhluk itu seolah dilapisi minyak, termasuk di bagian batang kelaminnya yang ekstra besar. Minyak di bagian terakhir ini terutama sangat dirasakan manfaatnya saat mereka berdua bercinta. Walaupun besar, penis kekasihnya itu bisa keluar masuk kemaluan Yessy dengan relatif mudah sehingga tidak menimbulkan rasa sakit. Sebaliknya, malah memberikan sensasi luar biasa yang tak pernah dirasakan Yessy sebelumnya dari suaminya.

Bau badan kekasih gelapnya itu pun berbeda dari suaminya, bercampur antara bau keringat yang menyengat dan bau sangit. Anehnya, Yessy sama sekali tak menganggapnya sebagai bau yang tak sedap. Malah sebalikya bau badan itu seolah membangkitkan gairahnya untuk berhubungan seks. Benar-benar hal yang tak bisa dijelaskan oleh akal sehat!

Saat berciuman, Yessy juga bisa merasakan gigi kekasihnya yang besar bahkan memiliki taring! Awalnya Yessy merasa takut tapi hal itu bisa diatasinya karena makhluk itu adalah pencium yang sangat handal. Mereka berdua bisa berciuman mulut selama setengah jam tanpa henti! Saling mengulum, saling membelitkan lidah, dan saling menyedot lidah dan ludah lawan mainnya. Yessy sangat menikmati keintiman seperti itu, apalagi jika kekasihnya melakukan french kiss sambil menggenjoti dirinya…

Selain mengungkapkan bentuk fisik aslinya, makhluk itu pun mulai membuka perilaku aslinya yang maniak seks kepada Yessy. Tak jarang makhluk itu menyisipkan penisnya ke dalam lubang anus Yessy untuk melakukan seks anal, ataupun menyetubuhi ibu muda itu di mulutnya yang mungil. Walaupun awalnya kaget, Yessy hanya bisa pasrah dibimbing kekasihnya untuk ikut serta melakukan praktek-praktek seks yang gila itu, yang tak pernah dilakukannya sebelumnya dengan orang lain termasuk dengan suaminya sendiri.

Yessy mulai belajar banyak hal, seperti mencapai orgasme melalui anal seks maupun meminum cairan kental sperma kekasihnya yang rasanya bercampur antara asin dan menyengat. Makin lama Yessy merasa semakin dekat dengan kekasih gelapnya itu. Sebaliknya ia bisa merasakan kalau makhluk itu pun semakin mencintainya!

Yessy bahkan sudah punya panggilan sayang sendiri bagi makhluk itu. Kalau sebelumnya ia memanggilnya dengan “Anton” karena menyangka ia adalah suaminya, kini ia selalu memanggil makhluk itu dengan panggilan “Mas” karena ia tak tahu namanya tapi logat asli makhluk itu seperti lelaki Jawa. Beda dengan dirinya maupun suaminya yang keturunan China Medan.

Walaupun sebetulnya sudah merasa nyaman menjalani kehidupan barunya, tetap saja ibu muda yang belum memiliki anak itu penasaran akan identitas kekasih gelapnya itu. Mulailah Yessy mencari tahu kenapa hal tersebut terjadi. Ia berpikir, apa mungkin rumahnya angker? Kalau benar angker, kenapa baru terjadi sekitar tiga bulan belakangan ini? Mereka berdua sudah mendiami rumah itu beberapa tahun lamanya. Banyak pertanyaan berkecamuk dalam benaknya namun ia tak mampu memecahkan misteri kenikmatan itu.

Merasa ada yang ganjil dalam kehidupan ranjangnya, Yessy lalu mendatangi seorang pewaskita di daerah Matesih. Dari paranormal itu ia mendapat penjelasan tentang peristiwa aneh yang dialaminya selama ini.

Sekitar tiga atau empat bulan sebelumnya, Yessy ingat kalau Anton didatangi sahabatnya yang bernama Bambang Rongsok. Ia dijuluki “Rongsok” karena suka berburu barang-barang yang menurut kebanyakan orang rongsokan tapi menurut pendapat pribadinya adalah barang berharga. Waktu itu Bambang membawa dua buah kayu pemukul seperti gada.

“Kayu apa ini, Mbang?” tanya Anton agak heran.

“Ini pusaka peninggalan ayahku.”

“Pusaka? Kok berbentuk kayu?” tanya Anton lagi.

Mulailah Bambang Rongsok bercerita mengenai dua buah pusaka gada kayu tersebut, Katanya, semasa penjajahan Belanda dahulu, banyak para pejuang mencari sipat kandel, senjata yang sekaligus berfungsi sebagai jimat kekebalan, termasuk Pak Supan, ayah Bambang. Dengan dua buah pusakanya ini ia berjuang mengusir Belanda. Entah sudah berapa korban meninggal akibat dikepruk hancur kepalanya dengan gada ini.

Pak Supan pernah bercerita pada Bambang mengenai sejarah dua buah pusakanya itu. Yang besar, berasal dari kayu jati Donoloyo yang terkenal kekeramatannya. Benda itu didapat Pak Supan saat ia disuruh gurunya bertapa kungkum di Bengawan Solo. Sebagai jawaban dari laku tirakatnya, ada kayu watang (terapung) yang selalu menyangkut di tubuhnya. Meski dihanyutkan, anehnya kayu watang itu kembali lagi dan menyangkut lagi di tubuhnya. Akhirnya pusaka itu dibawa ke tempat guru spiritualnya.

Oleh gurunya dibenarkan, kalau memang pusaka ini akan ampuh digunakan untuk sipat kandel dan yang paling tepat dibuat semacam alat pemukul atau disebut godo alias gada. Menurut sang guru, kayu watang ini berasal dari hutan keramat Donoloyo. Kayu ini konon dijaga sesosok makhluk gaib (jin) yang berwujud laki-laki hitam tinggi besar, sangat perkasa, memiliki taring dan bermata merah menyala.

Kelemahan gada ini, jin khodamnya paling tidak tahan menahan nafsu seksualnya bila dekat dengan wanita. Makanya saat menyimpan agar dijauhkan dari para wanita. Untuk meredam energi negatifnya itu, sang guru memberi pusaka pendamping berupa gada kecil yang terbuat dari Galih Asem. Asal saat menyimpannya selalu disandingkan dengan Galih Asem, energi jahat gada jati itu dapat teredam.

“Pusaka ini maksudmu mau diapakan?” tanya Anton.

“Sejak Bapakku meninggal, lalu pusaka ini kurawat, keluargaku malah sakit-sakitan melulu. Oleh pewaskita, disarankan agar pusaka ini diserahkan saja pada yang kuat merawatnya. Batinku selalu berkata, kamulah orangnya,” jelas Bambang.

Sejak itu, dua pusaka tersebut beralih tuan. Baru satu minggu di rumah Anton, datang dua orang perwira TNI, satu berpangkat Letda dan satunya Sersan. Ia menanyakan apakah Anton punya gada Galih Asem.

Karena memang punya, Anton mengiyakannya dengan jujur. Kalau diperbolehkan, salah seorang anggota TNI itu menyampaikan niatnya ingin merawat gada Galih Asem.

Karena lupa dengan petuah Bambang dan tak terpikir akan efek buruknya, Anton memberikan saja Galih Asem itu kepada perwira tersebut. Saat itu Anton diberi mas kawin sebesar 500 ribu rupiah. Lumayan, pikirnya, mengingat dulu ia mendapatkannya dari Bambang dengan cuma-cuma. Tak tahunya, uang itulah yang akhirnya menjadi mahar perkawinan singkat antara sang khodam haus seks dengan Yessy, istrinya.

Tanpa disadari oleh Anton, sejak gada Galih Asem itu berpindah tangan, mulailah bangkit energi negatif dari pusaka gada kayu jati Donoloyo, sebab energi peredamnya telah pergi.

“Ada sebuah pusaka yang dijaga khodam yang cukup kuat. Khodam Jolodoro itulah yang selalu meniduri kamu, sebab pusaka peredamnya sudah tak ada di sampingnya. Sudah dijual suamimu,” tutur pewaskita itu.

Disarankan agar pusaka itu dikembalikan ke habitat asalnya, yaitu Bengawan Solo, alias dilabuh atau dibuang saja.

Hanya saja Yessy merasa takut mengatakan hal ini pada suaminya sebab ia tahu Anton sangat menyukai pusaka gada pemberian sahabatnya itu. Di samping itu ia merasa bersalah karena telah menikmati perselingkuhannya dengan sang makhluk halus. Jadi ia takut tak bisa menyampaikan pesannya dengan baik kepada suaminya.

Yessy lalu menceritakan semuanya kepadaku. Aku tahu sebetulnya ia merasa bimbang. Di satu sisi, jika ia memberi tahu suaminya tentang gada itu dan akhirnya suaminya sepakat untuk membuangnya, ia akan kehilangan kenikmatan yang sudah terlanjur dirasakannya selama ini. Di sisi yang lain, ia pun tahu kalau perselingkuhannya tak bisa dibenarkan dan harus diakhiri.

Aku mendukung dan meyakinkan Yessy untuk mengakhiri saja semua ini dan menerima suaminya apa adanya. Setelah Yessy sepakat, akhirnya diputuskan akulah yang menjadi “juru bicara” baginya untuk menyampaikan hal ini kepada Anton. Kebetulan aku sudah kenal baik dengan kedua-duanya sejak mereka belum menikah. Aku sudah dianggap sebagai kakak sendiri oleh mereka berdua.

Godo Kecil Galih Asem, untuk peredam nafsu seks khodam penunggu Kyai Jolodoro

Godo Kecil Galih Asem, untuk peredam nafsu seks khodam penunggu Kyai Jolodoro (Foto: Hesti Indra P)

Singkat kata, aku menceritakan semuanya kepada Anton, atau lebih tepatnya, hampir semuanya. Tentu saja aku harus berbohong di bagian hubungan antara istrinya dengan sang penunggu gada. Aku tak menceritakan sama sekali kalau Yessy sudah disetubuhi sang makhluk halus tiap hari selama tiga bulan terakhir ini. Aku hanya menyampaikan keganjilan yang ditemui Yessy saat Anton melakukan perjalanan bisnis ke luar kota. Aku mengatakan kalau Yessy saat itu segera sadar dan menolaknya. Beruntung, ceritaku dipercaya Anton. Ia seperti tersadar kembali akan petuah Bambang dan langsung setuju untuk membuang pusaka itu.

Anton memuji istrinya yang menurutnya setia dengan menolak ajakan mesum sang makhluk halus. Aku hanya tersenyum melihat Anton yang tampak sangat bersyukur dan memeluk istrinya. Yessy sendiri tampak memerah pipi serta telinganya. Anton tampak senang melihatnya, dikiranya istrinya yang polos tersipu malu mendengar pujiannya, padahal aku tahu persis itu sebetulnya karena Yessy merasa salah tingkah dan bersalah sudah berselingkuh di belakang suaminya. Anton mencium mesra Yessy yang masih tetap tersenyum salah tingkah.

Aku tersenyum geli memandang adegan itu. Memang kadang-kadang kebohongan diperlukan untuk tujuan yang lebih besar dan baik. Aku berharap peristiwa ini bisa jadi semacam ujian yang membuat pernikahan Anton dan Yessy semakin tahan banting dan langgeng.

Satu hal yang masih kukhawatirkan adalah tentang informasi yang sebelumnya dikatakan Yessy kepadaku kalau ia sudah terlambat haid hampir sebulan ini. Kalaupun ia hamil, mudah-mudahan itu memang benar-benar benih suaminya sendiri, yang memang sudah menanti-nantikan kehadiran seorang bayi dalam tiga tahun terakhir ini. Bukan benih dari jin khodam Kyai Jolodoro yang sudah setia disiramkan secara rutin ke dalam rahim Yessy dua kali sehari tanpa henti selama tiga bulan terakhir ini.

Pusaka gada yang bernama Kyai Jolodoro itu akhirnya kubawa pulang untuk dilabuh. Hari berikutnya, persis saat aku mau pergi ke Bengawan Solo untuk melabuh, seorang temanku datang. Rupanya ia sudah pernah mendengar kisah mistis negatif di balik pusaka tersebut. Dia justru tertarik ingin memiliki pusaka itu saat tahu aku memilikinya dan hendak membuangnya. Katanya, ia telah memiliki penangkalnya berupa gada kecil Galih Asem, warisan dari mertuanya.

Kalau sudah begini, apa lagi yang bisa kulakukan. Akhirnya kuberikan pusaka itu kepada sang teman. Padahal aku tahu ia memiliki seorang istri yang cantik. Apalagi adik perempuannya yang juga cantik dan belum menikah, ikut tinggal pula bersamanya. Yang jelas aku sudah peringatkan dia akan risikonya tapi dia tetap ngotot untuk merawat pusaka itu. Bila kelak terjadi apa-apa, biarlah dia tanggung sendiri akibatnya.

TAMAT

Cerita Yang Mirip:

2 responses to “Disetubuhi Makhluk Haus Seks Penghuni Pusaka

  1. Cerita sangat menarik

  2. Pingback: Disetubuhi Makhluk Haus Seks Penghuni Pusaka | De Untold Stories

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s